Monday, 21 January 2013

Inginnya inginku

jikalau dirimu suka melihatnya tersenyum,
jangan buat ia menangis.

jikalau suka melihatnya tertawa,
jangan buat ia berteriak-teriak marah.

jikalau suka melihat wajah bahagianya,
jangan buat ia murung.

jikalau ingin melindungi dirinya,
jangan hempaskan genggaman tanganmu.

jikalau ingin ia lembut,
jangan mengasarinya.

jikalau ingin ia jadi makmum yang taat,
jadilah imam yang baik.

jikalau tau ia suka bunga,
jangan beri yang layu.

jikalau ingin membahagiakannya,
bahagiakan dirimu sendiri dulu.

jikalau ingin ia,
jadilah.

Saturday, 1 December 2012

"Kalian"

Awan masih terus berarak, matahari masih tetap bersinar, bintang masih berkelip, bulan masih tetap memantulkan cahaya matahari...
Jantungku, jantung kalian juga masih berdetak. Darahku, darah kalian juga masih berdesir hangat dalam nadi kita masing-masing.
Ingatanku akan kalian senantiasa segar. Tiada hari tanpa nama kalian yg kubisikkan pada Pencipta kita. Do'a yang sama setiap hari, setiap saat.
Hanya saja bayang kalian selalu mengikuti, mengarahkanku untuk meniti langkah kepada kalian.. Aku ingin melihat senyum itu.. Aku ingin menghapus air mata kalian.. Aku ingin makan semua makanan di rumah kalian... Aku ingin tertawa lagi bersama kalian... Aku ingin bertemu kalian..
Indah, Tanti, Dian, Riha, Gea, Rannu, Audy, jangan pernah bersedih.. Kalian tidak pernah sendiri, kita selalu bersama dalam diri kita masing-masing, aku yakin kalian tahu itu.
Indah, Tanti, Dian, Riha, Gea, Rannu, Audy, jangan pernah mengucapkan rindu seakan-akan hanya kalian yg merasakannya, akupun juga begitu...
Suatu saat kita pasti akan bersama, lengkap, berdelapan. Angka yg aneh karena kita yakin Tanti pasti kesal karena tidak sampai mencakup angka 9.. Aneh memang, tapi pasti momen berdelapan itu akan sangat indah. Aku yakin seyakin-yakinnya....dan kalianpun harus begitu. Janji?

Wednesday, 31 October 2012

Anti-Introvert, iyakah?

Kau paling tahu aku ini anti-introvert. Dalam artian aku bukan introvert sama sekali :>
Tapi paling tidak aku bisa menikmati waktu sendiri...
Aku suka saat bermain pe-es sendirian. Aku suka saat aku naik motor keliling kota sendirian. Aku suka menonton dvd sendirian. Aku suka perasaan tenggelam dalam novel yg kubaca di fase terangnya malam. Aku suka merebahkan diriku di tempat tidur dan melamun menatap langit-langit kamarku. Aku suka berbaring kearah kanan sambil memeluk guling dan menatap tembok, memperhatikan semut-semut yang kadang menyapaku...sebelum aku tenggelam dalam dunia fantasi khayalanku.

Sampai sekarang aku masih seperti itu, namun dengan intensitas yang berbeda..

Aku yang dulunya lebih sering sendiri, sekarang malah tidak terlalu suka kesendirian. Segalanya lebih terasa menarik saat dengan dia. Perasaan debar-yang-takkan-pernah-hilang itu.. Bau itu... Mata itu...

Saat aku melihat kerumunan orang-orang yg tertawa, aku merasa agak tertarik. Namun semakin dekat, perasaanku terasa amat asing...
Tak ada kau disitu, aku tak melihatmu...
Tanpa esensi tawamu di kerumunan itu, yang terdengar hanyalah tawa hampa tanpa unsur kebahagiaan sama sekali.

Aku memutuskan melangkah menjauh, terus, dan semakin jauh.
Namun entah mengapa semakin ku menapak kaki ini menjauh, udara terasa makin hangat. Terlihat padang bunga matahari dengan danau yg riaknya terhias bunga lotus.. Di kiri terdapat hamparan bunga daisy, dan di kanan terdapat hamparan dandelion. Udara yang kuhirup terasa manis, aku menyukainya....
Fatamorgana yang terlalu nyata, tidak, ini riil....

5 detik berlalu, gambaran indah di depanku lenyap.
Aku tiba-tiba berada di supermarket yg memutarkan lagu soundtrack official supermarket tersebut, di tempat yg sangat familiar, dengan bau yang sangat familiar!!!!!

"Dehhhh ubi batu mi se'..."

Hahahahahahahahaaaaa..... Entah sebenarnya aku berada dimana, setidaknya kau duduk di sampingku saat itu.