Wednesday, 31 October 2012

Anti-Introvert, iyakah?

Kau paling tahu aku ini anti-introvert. Dalam artian aku bukan introvert sama sekali :>
Tapi paling tidak aku bisa menikmati waktu sendiri...
Aku suka saat bermain pe-es sendirian. Aku suka saat aku naik motor keliling kota sendirian. Aku suka menonton dvd sendirian. Aku suka perasaan tenggelam dalam novel yg kubaca di fase terangnya malam. Aku suka merebahkan diriku di tempat tidur dan melamun menatap langit-langit kamarku. Aku suka berbaring kearah kanan sambil memeluk guling dan menatap tembok, memperhatikan semut-semut yang kadang menyapaku...sebelum aku tenggelam dalam dunia fantasi khayalanku.

Sampai sekarang aku masih seperti itu, namun dengan intensitas yang berbeda..

Aku yang dulunya lebih sering sendiri, sekarang malah tidak terlalu suka kesendirian. Segalanya lebih terasa menarik saat dengan dia. Perasaan debar-yang-takkan-pernah-hilang itu.. Bau itu... Mata itu...

Saat aku melihat kerumunan orang-orang yg tertawa, aku merasa agak tertarik. Namun semakin dekat, perasaanku terasa amat asing...
Tak ada kau disitu, aku tak melihatmu...
Tanpa esensi tawamu di kerumunan itu, yang terdengar hanyalah tawa hampa tanpa unsur kebahagiaan sama sekali.

Aku memutuskan melangkah menjauh, terus, dan semakin jauh.
Namun entah mengapa semakin ku menapak kaki ini menjauh, udara terasa makin hangat. Terlihat padang bunga matahari dengan danau yg riaknya terhias bunga lotus.. Di kiri terdapat hamparan bunga daisy, dan di kanan terdapat hamparan dandelion. Udara yang kuhirup terasa manis, aku menyukainya....
Fatamorgana yang terlalu nyata, tidak, ini riil....

5 detik berlalu, gambaran indah di depanku lenyap.
Aku tiba-tiba berada di supermarket yg memutarkan lagu soundtrack official supermarket tersebut, di tempat yg sangat familiar, dengan bau yang sangat familiar!!!!!

"Dehhhh ubi batu mi se'..."

Hahahahahahahahaaaaa..... Entah sebenarnya aku berada dimana, setidaknya kau duduk di sampingku saat itu.

No comments:

Post a Comment